MENU

MTsN Tarate Raih Juara Di Ajang Primagama Mencari Juara Se-Madura

MTsN Tarate Raih Juara Di Ajang Primagama Mencari Juara Se-Madura

Kab.Sumenep (Pendma) - Ajang prestasi dan kreativitas untuk meningkatkan mutu siswa merupakan hal yang amat penting untuk di ikuti, seperti kegiatan-kegiatan kesiswaan yang meliputi olimpiade sains nasional (OSN), olimpiade olahraga nasional (O2SN), festival dan lomba seni nasional (FLS2N) hingga ke lomba debat Bahasa inggris, seperti yang di ikuti oleh MTsN Tarate di ajang KNSP se Madura bertempat di SMAN 1 Pamekasan hari Senin, (9/01) di gelar sebuah acara Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP), dalam efen tersebut MTsN Tarate meraih juara 3 di bidang Bahasa Inggris (Faela Sulfiah), juara harapan dibidang fisika (Steviah Aisyah Amini), juara harapan dibidang Biologi (Nur Annisak).

Secara kwalitas primagama selalu ingin meningkatkan mutu dan kreativitas siswa sehingga bisa memberi tantangan kepada siswa untuk menjadi yang terbaik dan mencetak generasi muda yang berprestasi dan sukses.

Kepala sekolah MTsN Tarate H. Hairudin mengatakan sebuah kompetensi memang menghadirkan kemenangan dan kekalahan, bagi mereka yang kalah di harapkan untuk dapat bangkit dan berjuang, sedangkan yang menang harus bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasinya. meraih juara bagi kami merupakan jembatan emas untuk melangkah lebih jauh lagi jangan patah semangat untuk sampai meraih juara 1 bukan hanya di madura saja tetapi di tingkat provinsi ataupun di tingkat nasional kita akan berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik.

Beliau juga berharap agar seluruh dewan guru bisa mencetak madrasah yang berprestasi dan bereksplorasi dengan berbagai metode pembelajaran untuk mendorong para murid terlibat aktif, kreatif, berani, dan kritis dalam mengungkapkan pendapat dan pemikirannya, cetaklah MTsN Tarate ini sebagai madrasah yang memahami bahwa setiap murid memiliki gaya belajar yang luar biasa dan beragam serta unik, seunik sidik jari manusia, karena dengan kurikulum yang baik maka akan mewadahi dan mengapresiasi berbagai macam kecerdasan majemuk murid tidak hanya menghargai kecerdasan matematis dan verbal semata. (UJ/sus)

KOMENTAR